Home  
BannerBannerBannerBannerBanner
 
Support Online
Maria
Yulianto
Adereza
Solehudin

Profile Sekolah
 Sejarah Sekolah
 Visi dan Misi
 Fasilitas Sekolah
 Prestasi Sekolah
 Kepala Sekolah
 Staff Guru
 Staff Tata Usaha
 Komite Sekolah

Layanan Online
 Nilai Online
 Jadwal Online
 Absensi Online
 Pendaftaran Online

Links
 BSE
 Digital Library
 Forum Online
 Training Center
 Webmail
 Pondok Sengked

Kalender
September 2010
M S S R K J S
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30

 

INFORMASI
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

GIS/SIG, Geographic Information System (GIS) atau Sistem Informasi Geografis (SIG) diartikan sebagai sistem informasi yang digunakan untuk memasukkan, menyimpan, memangggil kembali, mengolah, menganalisis dan menghasilkan data bereferensi geografis atau data geospatial, untuk mendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pengelolaan penggunaan lahan, sumber daya alam, lingkungan transportasi, fasilitas kota, dan pelayanan umum lainnya.

Komponen utama SIG adalah 1. Sistem komputer; 2. Data geospatial; 3. Pengguna. Sistem komputer untuk SIG terdiri dari perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software) dan prosedur untuk penyusunan pemasukkan data, pengolahan, analisis, pemodelan (modelling), dan penayangan data geospatial. Sumber-sumber data geospatial adalah peta digital, foto udara, citra satelit, tabel statistik dan dokumen lain yang berhubungan.

Data geospatial dibedakan menjadi data grafis (atau disebut juga data ggeometris) dan data atribut (data tematik). Data grafis mempunyai tiga elemen : titik (node), garis (arc) dan luasan (poligon) dalam bentuk vector ataupun raster yang mewakili geometri topologi, ukuran, bentuk, posisi dan arah. Fungsi pengguna adalah untuk memilih informasi yang diperlukan, membuat standar, membuat jadwal pemutakhiran (updating) yang efisien, menganalisis hasil yang dikeluarkan untuk kegunaan yang diinginkan dan merencanakan aplikasi.

Kenapa SIG Dibutuhkan ? Berikut adalah alasan dibutuhkannya SIG. - penanganan data geospatial sangat buruk - peta dan statistik sangat cepat kadaluarsa - data dan informasi sering tidak akurat - tidak ada pelayanan penyediaan data - tidak ada pertukaran data Dan begitu SIG diterapkan, didapat keuntungan berikut. - penanganan data geospatial menjadi lebih baik dalam format baku - revisi dan pemutakhiran data menjadi lebih mudah - data geospatial dnd informasi lebih mudah dicari, dianalisis dan direpresentasikan - menjadi produk bernilai tambah - data geospatial dapat dipertukarkan - produktivitas staf meningkat dan lebih efisien - penghematan waktu dan biaya - keputusan yang akan diambil menjadi lebih baik[dari berbagai sumber]

 

 
Copyright © 2010 - 2010
Jl. Sengked No. 1 Dramaga Bogor

Telp. 0251-8620219 fax. 0251-8621137